MITRAPOL.com, Lebak Banten – Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMAN 1 Panggarangan, Kabupaten Lebak, Banten, dengan fokus memperkuat kompetensi komunikasi guru dan generasi Z di era digital.Kegiatan bertajuk “Digital Communication Empowerment: Membangun Guru Profesional dan Gen Z yang Tangguh” ini dilaksanakan pada 27 April 2026 sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Senin, 27 April 2026.
Sebanyak lima dosen terlibat dalam kegiatan ini, yakni Mardhiyyah, Ponco Budi Sulistyo, Ira Purwitasari, Sofia Aunul, dan Muhammad Didi Ahmadi. Mereka memberikan pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan guru dan siswa dalam menghadapi tantangan komunikasi di era digital.
Materi yang diberikan mencakup peningkatan profesionalisme guru melalui pelayanan prima berbasis karakter lokal, penguatan kemampuan public speaking untuk mendukung proses pembelajaran, serta literasi dan etika komunikasi digital bagi siswa.
Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman terkait penggunaan media digital secara bijak guna menjaga kesehatan mental, serta pelatihan mengenali potensi diri sebagai kekuatan komunikasi generasi Z.
Kegiatan ini diikuti oleh 67 peserta, terdiri dari 40 guru dan 27 siswa. Selama pelaksanaan, peserta terlihat antusias dan aktif berinteraksi dalam setiap sesi. Materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif sehingga mudah diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar maupun kehidupan sehari-hari.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat SMAN 1 Panggarangan, Lilis Agustina, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai pelatihan yang diberikan relevan dengan kebutuhan sekolah dalam menghadapi perkembangan teknologi komunikasi.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sebagai bentuk kerja sama yang berkesinambungan,” ujarnya.
Koordinator kegiatan, Mardhiyyah, menyampaikan bahwa program ini merupakan komitmen dosen dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat. Ia berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan kemampuan komunikasi di lingkungan sekolah.
Respons positif juga disampaikan peserta. Salah satu guru, Ira Rismayanti, menilai materi yang diberikan sangat relevan dan memberikan wawasan baru untuk diterapkan dalam proses mengajar.
Sementara itu, siswa peserta kegiatan, Silvia Julianti, mengaku pelatihan tersebut berlangsung menarik dan bermanfaat.
Secara keseluruhan, kegiatan PkM ini dinilai memberikan dampak positif bagi peningkatan kompetensi komunikasi guru dan kesadaran digital siswa, sehingga diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang adaptif, sehat, dan produktif di tengah pesatnya perkembangan teknologi.












