MITRAPOL.com, Lampung Tengah — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung menekankan pentingnya peningkatan kualitas siswa, khususnya dalam menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Dikbud Provinsi Lampung, Thomas Amirico, dalam kegiatan silaturahmi dan halal bihalal bersama jajaran Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI di Aula SMKN 2 Terbanggi Besar, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI, Hartati, beserta jajaran, serta sekitar 184 kepala SMA dan SMK dari wilayah Lampung Tengah dan Tulang Bawang Barat.
Dalam arahannya, Thomas menyoroti adanya penurunan kualitas siswa di sejumlah sekolah yang berdampak pada rendahnya tingkat kelulusan ke perguruan tinggi melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), maupun jalur mandiri.
Ia meminta seluruh kepala sekolah untuk melakukan langkah konkret, salah satunya dengan meningkatkan pembinaan akademik melalui program bimbingan belajar di sekolah.
“Kepala sekolah dan cabang dinas perlu meningkatkan kualitas pembelajaran. Kita temukan ada sekolah yang mengalami penurunan kualitas karena kurang optimal dalam proses pembelajaran,” ujarnya.
Selain itu, Thomas juga menekankan pentingnya penguatan prestasi siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler sebagai bagian dari pengembangan potensi dan bakat.
“Prestasi sangat penting. Melalui kegiatan ekstrakurikuler, kita bisa menggali potensi siswa SMA dan SMK agar lebih siap bersaing,” tambahnya.
Ia juga menyoroti pentingnya sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), khususnya kepada siswa tingkat SMP, agar memiliki pemahaman yang tepat terkait persyaratan masuk ke SMA/SMK, terutama sekolah unggulan.
“Perlu ada sosialisasi sejak dini agar siswa tidak salah persepsi terkait syarat masuk sekolah, terutama yang membutuhkan nilai dan prestasi tertentu,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa keterbatasan kuota SMA/SMK belum mampu menampung seluruh lulusan SMP di wilayah Lampung Tengah dan Tulang Bawang Barat, sehingga diperlukan strategi peningkatan kualitas sekaligus pemerataan akses pendidikan.
Kegiatan tersebut ditutup dengan sesi tanya jawab antara peserta dan narasumber serta diakhiri dengan foto bersama.












