MITRAPOL.com, Semarang – Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (SPs UNNES) memberikan penghargaan Impactful UNNES Alumni Award 2026 kepada tiga alumni yang dinilai memiliki kontribusi nyata di tingkat nasional dan daerah, yakni Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia Farida Farichah, Bupati Blora Arief Rohman, dan Kepala Satuan Tugas Pusat Studi Kepolisian sekaligus Ketua Ikatan Alumni SPs UNNES, Irjen Pol Susilo Teguh Raharjo.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian kegiatan Alumni Partnership Meeting Sekolah Pascasarjana UNNES Tahun 2026 yang berlangsung di Balairung Astina UTC Semarang, Minggu (21/6/2026).
Kegiatan mengusung tema “Promotes Human Resource Development: A Way to Enhance the International Reputation of Postgraduate Programmes” dan menjadi forum strategis untuk memperkuat kolaborasi antara alumni, akademisi, pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing global.
Acara dihadiri Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia, Farida Farichah; Bupati Blora periode 2025-2030, Arief Rohman; serta Irjen Pol Susilo Teguh Raharjo. Hadir pula Direktur SPs UNNES, Prof. Fathur Rokhman, beserta jajaran sivitas akademika dan alumni dari berbagai angkatan.
Direktur SPs UNNES, Prof. Fathur Rokhman, mengatakan forum tersebut menjadi momentum memperkuat jejaring kerja sama dan mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi melalui sinergi antara kampus dan para alumni.
Ketua DPP Ikatan Alumni (IKA) UNNES, Budiyanto, mengapresiasi penyelenggaraan Alumni Partnership Meeting 2026 sebagai wadah mempererat hubungan alumni dengan almamater sekaligus memperluas kemitraan yang produktif.
Menurutnya, reputasi internasional sebuah program pascasarjana tidak hanya ditentukan oleh kualitas akademik dan penelitian, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan serta kekuatan kolaborasi yang dibangun bersama para alumni dan mitra strategis.
“Pengembangan sumber daya manusia harus menjadi agenda utama yang dilakukan secara berkelanjutan oleh perguruan tinggi, alumni, dan para mitra strategis. Alumni merupakan aset yang sangat berharga bagi perguruan tinggi karena keberhasilan mereka menjadi cerminan kualitas pendidikan yang diberikan almamater,” ujarnya.
Budiyanto menambahkan, alumni tidak hanya menjadi bagian dari sejarah kampus, tetapi juga merupakan kekuatan strategis yang mampu membuka peluang kerja sama, memperluas jejaring profesional, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan institusi pendidikan.
Pada kesempatan tersebut, Farida Farichah dinilai berhasil menunjukkan kiprah lulusan UNNES di tingkat nasional melalui pengabdiannya di sektor koperasi dan ekonomi kerakyatan. Sementara Arief Rohman dinilai berhasil mengimplementasikan nilai kepemimpinan dan keilmuan dalam pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Adapun Irjen Pol Susilo Teguh Raharjo dinilai memiliki kontribusi strategis di bidang keamanan, tata kelola pemerintahan, dan pengembangan sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Selain menjadi ajang silaturahmi, Alumni Partnership Meeting 2026 juga membahas pentingnya memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara alumni dan almamater guna menghasilkan berbagai program kemitraan yang mendukung pengembangan Sekolah Pascasarjana maupun Universitas Negeri Semarang secara keseluruhan.
Budiyanto mengajak seluruh alumni untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan rasa memiliki terhadap almamater. Menurutnya, dukungan alumni melalui pemikiran, pengalaman, jejaring, maupun kemitraan akan menjadi modal penting dalam meningkatkan reputasi dan daya saing UNNES di tingkat nasional maupun internasional.
Melalui forum tersebut, SPs UNNES berharap lahir berbagai gagasan dan langkah strategis yang mampu memberikan manfaat nyata bagi kemajuan almamater sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas di masa depan.












