MITRAPOL.com, Pandeglang – Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Pandeglang memilih cara berbeda dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Alih-alih hanya menggelar perlombaan, KNPI Pandeglang mengisinya dengan aksi sosial dan kemanusiaan.
Melalui program “DPD KNPI Pandeglang Berbagi Kasih, Peduli Kemanusiaan”, kegiatan sosial digelar sejak 7 hingga 12 Agustus 2026. Bantuan yang disalurkan meliputi air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan, sembako, santunan anak yatim piatu, serta kunjungan dan silaturahmi ke sejumlah pondok pesantren.
Ketua DPD KNPI Kabupaten Pandeglang, Saepudin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemuda sekaligus upaya memaknai kemerdekaan melalui aksi nyata.
“Merayakan kemerdekaan tidak selalu harus dengan perlombaan. Kami ingin mengisinya dengan berbagi dan membantu masyarakat yang membutuhkan, mulai dari penyaluran air bersih bagi warga terdampak kekeringan hingga bantuan kepada keluarga kurang mampu dan anak yatim piatu,” ujar Saepudin.
Menurut Saepudin, peringatan kemerdekaan juga menjadi momentum untuk melihat sejauh mana masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan dan kehidupan yang layak.
“Momentum kemerdekaan harus menjadi evaluasi agar masyarakat, termasuk yang berada di pelosok, dapat memperoleh kehidupan yang layak,” katanya.
Sekretaris Umum DPD KNPI Pandeglang, Entis Sumantri, mengatakan rangkaian kegiatan kemanusiaan tersebut akan terus dilakukan hingga puncak peringatan HUT RI pada 17 Agustus 2026 dan diupayakan berlanjut setelahnya.
Menurut Entis, aksi sosial tersebut merupakan respons terhadap berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat, mulai dari keterbatasan kebutuhan pangan hingga akses pendidikan dan kondisi tempat tinggal yang belum layak.
“Merah putih dan kemerdekaan bukan sekadar nama atau simbol. Kemerdekaan harus dirasakan dan diwujudkan melalui kepedulian terhadap sesama,” ujar Entis.
Ia menegaskan kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian pemuda kepada masyarakat.
“Kegiatan ini semata-mata untuk mengabdikan diri kepada masyarakat, membantu sesama dan mengharapkan keberkahan dari Allah SWT,” katanya.
Entis juga mengutip prinsip khairunnas anfa’uhum linnas, yang bermakna bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.
Ketua DPD KNPI Provinsi Banten, Tito Istianto, mengapresiasi langkah KNPI Pandeglang yang mengisi momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI melalui kegiatan sosial.
Menurut Tito, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pemuda dapat mengambil peran langsung dalam membantu masyarakat.
“Saya bangga dengan Bung Saepudin, Bung Entis Sumantri dan seluruh pengurus KNPI Pandeglang. Di saat banyak yang merayakan kemerdekaan dengan lomba, rekan-rekan di Pandeglang memilih turun ke lapangan membagikan air bersih, sembako, bersilaturahmi ke pondok pesantren, serta menyantuni anak yatim,” ujar Tito, Rabu (12/8/2026).
Ia menilai kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata pemaknaan kemerdekaan melalui kepedulian sosial.
“Intinya adalah memastikan masyarakat tidak kekurangan kebutuhan dasar. Apa yang dilakukan KNPI Pandeglang menunjukkan bahwa pemuda dapat hadir sebagai bagian dari solusi,” katanya.
Tito mengatakan DPD KNPI Provinsi Banten akan mendorong program “Berbagi Kasih” menjadi inspirasi bagi DPD KNPI di kabupaten dan kota lainnya di Banten.
“Ke depan kita dorong KNPI se-Banten memiliki program kemanusiaan pada momentum-momentum besar. Di usia 53 tahun KNPI dan 81 tahun Indonesia, kita harus hadir di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Rangkaian kegiatan sosial tersebut sekaligus menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan dapat diisi dengan berbagai bentuk pengabdian yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.











