Biaya rujukan tidak akan dibebankan pada pasien, Ini tanggung jawab Pemerintah

MITRAPOL.com, Sabang – Pj Walikota Sabang, Reza Fahlevi, segera bertindak cepat dengan melakukan rapat terkait penanganan Pasien Rujukan dari Sabang ke Banda Aceh. Hal ini dilakukan setelah mencuat kabar penarikan uang rujukan yang dibebankan oleh pihak RSUD kepada pasien yang akan di rujuk ke Banda Aceh, pada (17/4)

“Kedepan biaya rujukan tidak akan dibebankan lagi kepada para pasien, ini adalah tanggung jawab Pemerintah sepenuhnya,” kata reza Fahlevi saat dikonfirmasi oleh awak media.

Diantara kebijakan yang telah kami sepakati semalam pada saat rapat ada beberapa point, diantaranya :

Pertama, untuk rujukan pasien akan di tanggung APBD, saat ini sedang kita lakukan pengecekan kembali belanja perjalanan Dinas pada RSUD kota Sabang,

Kedua. kita akan menempatkan satu unit Ambulance untuk pasien rujukan di Banda Aceh,

Dan yang Ketiga, untuk tahun 2023 Kita akan mempersiapkan Kerjasama dengan BPJS Kesehatan untuk penanganan rujukan dan hal-hal lain yang dianggap penting.

“Yang tak kalah penting, untuk program jangka menengah akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan pihak RSUD beserta stakeholder terkait lainnya, demi meningkatkan pelayanan dan sarana penunjang medis, agar para pasien tidak perlu semua harus di rujuk ke Banda Aceh,” lanjutnya.

Dalam Rapat tersebut juga turut di hadiri Sekretaris Daerah DRS. Zakaria MM, Asisten Adm umum Rinaldy, Kepala Dinas Kesehatan & KB Edy Suharto, Dir. RSUD Cut Meutia, kepala BPJS sabang Rudi, dan para Kabag setda serta Kabid RSUD kota Sabang, bertempat di ruang rapat Walikota.

 

Pewarta : T. Indra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *