Akui perbuatannya selingkuhi istri orang, DM ingkari pernyataan yang dibuatnya

MITRAPOL.com, Pandeglang – Sudah jatuh di timpah tangga, peribahasa ini yang sekarang dirasakan oleh Buhro SS, warga desa Padali kecamatan Cimanggu kabupaten Pandeglang Banten yang dimana dia merasa diselingkuhi oleh istrinya sendiri saat dia lagi bekerja diluar kota.

“Saya sangat sayang dengan keluarga saya, saya tidak mau harga diri saya serasa dinjak-injak oleh laki laki lain,” terang Buhro saat dikonfirmasi Mitrapol.com, Sabtu, (19/11/22).

Sebenarnya ini aib keluarga saya pak, tapi mau bagaimana saya tidak mau harga diri keluarga saya diijak-injak apalagi saya sebagai suaminya.

“Awalnya, mereka sudah melakukan hubungan perselingkuhan antara istri saya dan DM oknum PNS Polisi Kehutanan yang berada di kecamatan Cimanggu yang sekarang sudah pensiun,” lanjut Buhro.

Pada Tahun 2021 dari pengakuan istri saya bahwa mereka melakukan perselingkuhan dan DM mengakui dan sudah meminta maaf dan membuat pernyataan siap memberikan sebesar Rp. 40.000.000,00 (Empat Puluh Juta Rupiah) sebagai bentuk minta maafnya kepada saya.

Waktu pertama saya mendengar pengakuan dari istri saya atas perselingkuhan mereka, saya langsung mendatangi DM kerumahnya kemudian saya diajak ke Pom bensin Pejamben Kecamatan Carita dikarenakan permasalahan ini tidak mau diketahui oleh istrinya.

Disana DM menulis suatu kertas yang seakan akan, dalam pernyataan tersebut kami ini berbisnis tanah dan bagian saya sejumlah Rp. 40.000.000,00 (Empat Puluh Juta Rupiah) Belum ditransferkan kepada saya yang ternyata itu hanya akal-akalan DM saja.

“Dikemudian hari saya datangin lagi kediaman DM dengan dihadiri anggota kepolisian dan membuat pernyataan pada tanggal 19 Desember 2021 dan siap memberikan uang yang sesuai yang dia janjikan sendiri satu bulan dari tanggal pernyataan tersebut, Tapi semua bohong belaka, dan sampai sekarang buktinya nol,” ucap Buhro

Dikediaman DM, Mitrapol mengali informasi dengan wajah kaget dan mengatakan permasalahan ini selesai dan jangan dinaikkan dalam pemberitaan.

“Oh ini, saya kalo yang ini sudah beres, saya juga punya di Polda untuk membereskan ini, oh dianya mau memperpanjang,” tanya DM seakan berkelik.

Istri DM yang ketika ditanya namanya tidak mau menyebutkan ini mengatakan sudah beres.

Sebenernya dulu juga pengen diselesaikan, ini jangan di rumah tapi di Polsek, tapi dianya tidak mau dipermasalah dibereskan di Polsek Cimanggu.

“Udah gini aja pak, ini udah beres urusan suruh aja Buhronya suruh datang kesini, anak saya kan sarjana hukum, menantu saya sarjana hukum, semuanya udah beres disaksikan anak-anak saya, buat apa saya bohong, saya seorang guru saya seorang kepala sekolah,” terang istrinya DM.

Media mana, anak saya nanya anak saya di serang, tanya istrinya seakan mau intervensi awak media.

Itu pak direkam itu, tolong kata anak saya rekamannya di hapus aja pak, dan jangan dikemediain, terus kalo naik berita nanti ada lagi orang yang datang tanya istri DM.

Sementara itu melalui telepon, anak Dendin kepada awak media bertanya serasa mengintervensi dengan bahasa yang kurang sopan.

Bapak, nanyain apa saja kepada orang tua saya, bapak suruhan siapa yah…?

Ketika awak media mempertanyakan siapa namanya, dengan serasa tidak terima dikonfirmasi dengan menjawab saya dengan anaknya, nama saya tidak perlu anda tau.

Sementara itu Yayan Hendiana selaku Sekjen LSM SANRA yang diberikan kuasa untuk menyelesaikan permasalahan yang dialamai oleh bapak Buhro ini mengatakan, bahwa tidak mungkin sesorang membuatkan pernyataan jika tidak merasa bersalah.

“Ia kita dari LSM SANRA (Sayap Amanah Nusantara) DPW Banten yang diberikan kuasa penuh siap mendampingi dan menyelesaikan perkara ini baik secara Mediasi ataupun secara hokum,” papar Yayan

Yang kita tuntut adalah pernyataan bapak Dendin sendiri yang ditanda tangani diatas materai, dan jika memang beliau tidak bersalah tidak mungkin dong mau membuatkan pernyataan, adapun alibi dia segala macam itu silahkan, yang jelas kita tetap berpatokan di pernyataan apalagi ini masalah perselingkuhan dengan istri pak Buhro sendiri.

“Harga diri suatu rumah tangga harus dipertahankan dan harga diri seorang suami, segala macamnya apapun alasan pak Dendi ya silahkan, yang jelas ada vidionya ketika pertemuan antara Pak Buhro dan Pak Dendin,” tutup Yayan.

 

Pewarta : RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *