Diduga Halangi Proyek penghijauan, Gubuk Liar diatas Lahan Pemprov DKI Akan dibongkar

MITRAPOL.com, Jakarta – Terkait adanya gubuk-gubuk liar serta kendaraan mobil mobil Trailer yang ada di lahan Pemprov DKI Jakarta mulai di bersihkan, untuk program penghijauan PJ Gubernur yang saat ini menjadi program kerjanya. Selasa (24/01/23)

Perlu diketahui sebelumnya lahan itu dikuasai oleh oknum oknum yang mengaku orang asli wilayah, dengan berbagi modus dan alasan diberikan Mandat oleh Jakpro untuk duduki lahan tersebut.

Hingga pengusaha sekitar pergudangan itu harus rela mengocek kantong hingga ratusan juta rupiah untuk dapat memarkir kendaraan di lokasi Lahan Pemprov DKI tersebut.

Camat bersama perangkat kerja melakukan penanaman pohon untuk program penghijauan di sekitar wilayah Tersebut, Ratusan pohon berhasil di tanami, Namun miris masih saja ada gubuk gubuk rumah yang masih bertahan di lokasi tersebut.

Terlihat dilokasi Mobil Beko dan beberapa Mobil Dishub siap digunakan untuk menderek mobil mobil yang masih membandel yang selama ini menempati lahan tersebut. Tanah di sekitarpun kembali di Bobok oleh beko Agar tidak dapat disinggahi.

Menurut salahsatu warga yang menempati tempat tersebut menerangkan, Saya disini hanya sewa untuk bisa menempati gubuk tersebut kepada oknum BI.dan JO dengan iuran Ratusan ribu tiap bulannya.

“Ya setau saya itu Gubuk kontrakan milik BI, dan JO setiap bulan mereka bayar untuk tinggal di lokasi tersebut.” Ujar salahsatu sumber informasi yang dapat dipercaya

Bukan hanya gubuk gubuk liar, memang banyak perusahaan ekspedisi Juga membayar ratusan juta tiap tahunnya Jika ingin memarkir kendaraan dilokasi Lahan Pemprov DKI tersebut, oleh oknum berinisial BI. yang menduduki Lahan tersebut.

Saya mewakili Camat Penjaringan, meminta kepada perwakilan Jakpro untuk menyampaikan Gubuk Gubuk itu segera di Bongkar, agar tidak menghalangi program Penghijauan.

“Saya meminta kepada Agung yang mewakili Jakpro untuk persuasif terhadap JO Agar dapat di kosongkan dan di bongkar,” Kata Sekcam saat berkomunikasi dengan Agung yang diduga bagian dari Jakpro.

“Keberadaan Gubuk Gubuk itu segera dilakukan pembongkaran agar tidak menghalangi program penghijauan pemerintah, 7 hari sudah harus bersih waktu yang bisa di komunikasikan,” ujarnya

“Namun Agung menjelaskan keberadaan mereka disitu Juga sudah ada dari dulu dan saya gak pernah mengijinkan adanya Gubuk gubuk liar itu, saya gak tau mereka sudah ada sejak dulu dan saya gak pernah memberikan ijin mereka ada disitu,” kelit dia saat dikonfirmasi dilokasi tersebut.

M. Syukur Pengkritik kinerja Pemerintah dan Aparatur Negara serta pengawasan Aset pemerintah dari kalangan Sipil, “Ia menegaskan kepada seluruh jajaran pemerintah daerah yang mengetahui hal tersebut untuk melakukan penindakan yang tegas dengan memberantas oknum oknum yang mengelola secara ilegal untuk memperkaya diri, dan tidak ada retribusi resmi dari oknum oknum yang mengaku pengurus atau oknum warga yang sudah ada sejak dulu di lokasi aset milik pemerintah daerah maupun Pusat,” tegas dia

Saya berharap PJ Gubernur memerintah kepada seluruh Jajaran Pemkot Jakarta Utara untuk segera melakukan tugas dan fungsi Jangan sampai Aset Aset Pemprov DKI Jakarta di manfaatkan oleh oknum oknum yang tidak bertanggung Jawab dan merugikan Negara dan hanya menguntungkan diri sendiri,” tutup dia

 

Pewarta : Shem Mitrapol

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *