MITRAPOL.com, Mimika – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-1 tingkat Distrik Mimika Baru resmi dibuka pada Jumat (22/5/2026) di Gedung Serbaguna Babussalam, Timika. Kegiatan ini diikuti 130 peserta dari 11 kelurahan dan tiga kampung di wilayah Distrik Mimika Baru.
Pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur pemerintah daerah, pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Mimika, tokoh agama, panitia, serta masyarakat.
Ketua Panitia MTQ, Suriati Rahim, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ perdana ini mengusung tema “Memperkuat Persaudaraan Umat Melalui Nilai-Nilai Qur’ani untuk Masyarakat Mimika yang Harmonis.”
Menurutnya, meski persiapan dilakukan dalam waktu terbatas, kegiatan dapat terlaksana berkat dukungan Pemerintah Kabupaten Mimika, Pemerintah Distrik Mimika Baru, pengurus LPTQ, para donatur, serta kerja sama seluruh panitia.
“Alhamdulillah, dengan semangat kebersamaan dan dukungan semua pihak, MTQ pertama tingkat Distrik Mimika Baru dapat terselenggara dengan baik,” ujarnya.
Dalam rangkaian acara, Sekretaris Umum LPTQ Kabupaten Mimika, H. Muslimin Umar, membacakan Surat Keputusan Dewan Hakim yang akan memimpin jalannya perlombaan.
Ketua LPTQ Distrik Mimika Baru, Siti Hudaya Rahmatullah, mengatakan MTQ bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi bagian penting dalam membangun karakter generasi Qurani di tengah masyarakat.
Ia mengajak seluruh peserta dan kafilah menjunjung tinggi sportivitas serta menjadikan MTQ sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah.
“Jaga nama baik kafilah, junjung sportivitas, dan jadikan MTQ ini sebagai momentum meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an,” katanya.
Sementara itu, Ketua LPTQ Kabupaten Mimika, Muh. Darwis, menegaskan bahwa MTQ tingkat distrik kini menjadi bagian dari sistem baru penjaringan peserta menuju jenjang lebih tinggi.
Menurutnya, para juara tingkat distrik nantinya akan mewakili wilayah masing-masing pada MTQ tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.
“MTQ tingkat distrik menjadi ruang penjaringan bibit unggul dari kampung, sekolah, rumah Qur’an, hingga peserta umum agar pembinaan lebih merata,” ujarnya.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun, yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, tokoh agama, dan masyarakat atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menegaskan MTQ memiliki makna lebih luas daripada sekadar perlombaan.
“MTQ adalah sarana syiar Islam, pembinaan mental dan spiritual generasi muda, sekaligus momentum menanamkan nilai akhlakul karimah dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Melalui pelaksanaan MTQ perdana ini, Pemerintah Distrik Mimika Baru berharap lahir generasi Qurani yang unggul, berkarakter, dan mampu memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat.












