Nusantara

Tragedi Longsor Aceh Jaya, 3 Warga Meninggal dan 4 Luka-Luka

Admin
×

Tragedi Longsor Aceh Jaya, 3 Warga Meninggal dan 4 Luka-Luka

Sebarkan artikel ini
Tragedi Longsor Aceh Jaya, 3 Warga Meninggal dan 4 Luka-Luka
Peristiwa longsor terjadi di area perkebunan sawit PT TPP3 Astra yang berada di Desa Crakmong, Kecamatan Sampoiniet, Kabupaten Aceh Jaya, Aceh, Selasa (16/6/2026)

MITRAPOL.com | Aceh Jaya — Peristiwa longsor terjadi di area perkebunan sawit PT TPP3 Astra yang berada di Desa Crakmong, Kecamatan Sampoiniet, Kabupaten Aceh Jaya, Aceh, Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 00.30 WIB. Akibat kejadian tersebut, tiga orang dilaporkan meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, longsor terjadi di kawasan yang sebelumnya digunakan sejumlah warga untuk melakukan aktivitas pertambangan secara manual. Namun demikian, penyebab pasti kejadian masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.

Tiga korban meninggal dunia diketahui bernama Fitra Haziz (30), Jaisar Maulana (36), dan Jenian Sanjaya (34). Seluruhnya merupakan warga Kecamatan Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Jaya.

Sementara korban yang mengalami luka-luka masing-masing Edi (28), Najmi (34), Saiful (25), dan Zamil (23). Para korban telah berhasil dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis.

Informasi yang dihimpun menyebutkan aktivitas pertambangan manual di lokasi tersebut telah berlangsung sekitar enam hari sebelum terjadinya longsor. Pihak perusahaan sebelumnya disebut telah memberikan larangan dan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas penambangan di kawasan Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan.

Selain itu, pihak perusahaan bersama aparat kepolisian dan pemerintah desa juga telah melakukan koordinasi terkait aktivitas masyarakat di lokasi tersebut. Hasil mediasi yang dilakukan sebelumnya menghasilkan kesepakatan pemberian waktu selama satu minggu, mulai 16 hingga 22 Juni 2026, bagi para penambang untuk menghentikan aktivitas dan mengevakuasi peralatan yang masih berada di area tersebut.

Mendapat laporan kejadian, personel Polsek Sampoiniet bersama unsur terkait langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi korban. Aparat juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, mengumpulkan keterangan serta mendokumentasikan kondisi lokasi kejadian.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna mengetahui penyebab pasti longsor dan memastikan seluruh fakta yang berkaitan dengan aktivitas di lokasi tersebut.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius mengingat tingginya risiko aktivitas di kawasan dengan kondisi geografis yang rawan longsor. Masyarakat diimbau untuk selalu memperhatikan aspek keselamatan serta mematuhi ketentuan dan regulasi yang berlaku guna mencegah terjadinya kejadian serupa di masa mendatang.