MITRAPOL.com, Blora – Pemerintah Kecamatan Blora bersama sejumlah instansi terkait meluncurkan Program Intensifikasi Keselamatan Transportasi berbasis domisili korban kecelakaan lalu lintas sebagai upaya memperkuat pencegahan dan menekan angka kecelakaan di wilayah setempat.
Program tersebut disosialisasikan dalam kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Blora, Rabu (17/6/2026), dengan melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), perwakilan Jasa Raharja Cabang Pati, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Blora, jajaran Polres Blora, serta kepala desa dan perangkat desa se-Kecamatan Blora.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai strategi baru dalam peningkatan keselamatan transportasi yang menitikberatkan pada pendekatan berbasis domisili korban kecelakaan lalu lintas.
Melalui pendekatan ini, upaya edukasi, pengawasan, dan pencegahan tidak hanya berfokus pada lokasi terjadinya kecelakaan, tetapi juga pada lingkungan tempat tinggal warga yang terlibat dalam peristiwa kecelakaan lalu lintas.
Berdasarkan data yang dipaparkan dalam kegiatan tersebut, Kecamatan Blora tercatat berada pada peringkat ketujuh angka kecelakaan lalu lintas di wilayah eks Karesidenan Pati. Kondisi ini menjadi perhatian bersama untuk mendorong langkah-langkah pencegahan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Kepala Jasa Raharja Cabang Pati, Adi, mengatakan peran aparatur desa sangat penting dalam menyampaikan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat hingga tingkat keluarga.
“Melalui pemberdayaan aparatur desa, kami berharap edukasi keselamatan berkendara dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas. Selain itu, warga juga diharapkan memahami hak dan perlindungan yang tersedia apabila terjadi kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Satlantas Polres Blora menjelaskan bahwa pendekatan berbasis domisili memungkinkan program penyuluhan dilakukan secara lebih terarah karena menyentuh langsung lingkungan sosial masyarakat.
Dengan melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen warga, program ini diharapkan mampu membangun budaya tertib berlalu lintas serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan di jalan.
Pemerintah Kecamatan Blora berharap implementasi program tersebut dapat menurunkan angka kecelakaan lalu lintas secara bertahap, sekaligus mendukung terciptanya kondisi lalu lintas yang lebih aman dan tertib di wilayah Kabupaten Blora.
Ke depan, kegiatan sosialisasi akan diperluas hingga tingkat desa dengan melibatkan tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, dan berbagai unsur masyarakat lainnya sebagai mitra penyuluh keselamatan jalan.












