Nusantara

Dihadiri Ratusan Warga, Haul Ke-4 Akbar Yayasan Winso Sarjono Dimeriahkan Wayang Kulit Anggota Brimob

Admin
×

Dihadiri Ratusan Warga, Haul Ke-4 Akbar Yayasan Winso Sarjono Dimeriahkan Wayang Kulit Anggota Brimob

Sebarkan artikel ini
Dihadiri Ratusan Warga, Haul Ke-4 Akbar Yayasan Winso Sarjono Dimeriahkan Wayang Kulit Anggota Brimob
Haul Ke-4 Akbar Yayasan Winso Sarjono Blora

MITRAPOL.com | Blora – Yayasan Winso Sarjono menggelar Haul Akbar ke-4 di Pendopo Yayasan Winso Sarjono, Desa Pengkol Jagong, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan berlangsung khidmat dengan dihadiri unsur pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan ratusan warga.

Peringatan haul diawali dengan tasyakuran dan doa bersama sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum Winso Sarjono. Doa juga dipanjatkan untuk kemajuan yayasan serta kesejahteraan masyarakat Desa Pengkol Jagong dan sekitarnya.

Acara tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Jati, Kepala Desa Pengkol Jagong Sugiyono, S.Pd., pengurus yayasan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat dari berbagai wilayah sekitar.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Pengkol Jagong menyampaikan bahwa peringatan haul tidak hanya menjadi momentum mengenang jasa almarhum Winso Sarjono, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarwarga.

“Semoga jejak dan nilai-nilai luhur yang ditinggalkan almarhum senantiasa menjadi teladan bagi kita semua,” ujar Sugiyono.

Puncak peringatan Haul Akbar ke-4 diisi dengan pagelaran wayang kulit yang mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

Pertunjukan dibawakan oleh Ki Dalang Sri Kuncoro, yang dikenal sebagai dalang sekaligus anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Dalam tugas kedinasannya, ia bernama Bripka Sriyanto, personel Brigade Mobil (Brimob) yang bertugas pada bagian SDM Mako Brimob Kelapa Dua, Depok.

Pada kesempatan tersebut, Ki Dalang Sri Kuncoro membawakan lakon “Lahire Ki Semar Bodronoyo”, sebuah kisah yang mengandung nilai-nilai kebijaksanaan, kepemimpinan, serta keteladanan dalam kehidupan bermasyarakat.

Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, pagelaran wayang kulit juga menjadi media pelestarian budaya sekaligus sarana menyampaikan pesan moral kepada generasi muda.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan hingga acara selesai.