Pendidikan

Diskusi Bersama Profesor USK, Dr Juliana Agani Dorong Penguatan SDM dan Riset di Aceh

Admin
×

Diskusi Bersama Profesor USK, Dr Juliana Agani Dorong Penguatan SDM dan Riset di Aceh

Sebarkan artikel ini
Diskusi Bersama Profesor USK
Pertemuan intelektual Dr. Juliana Agani, S.Pd.I., M.Pd., bersama dua profesor Universitas Syiah Kuala (USK), Prof. Mukhlis Yunus dan Prof. Melinda.

MITRAPOL.com, Banda Aceh – Dr. Juliana Agani, S.Pd.I., M.Pd., aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Agama di Aceh, menghadiri pertemuan penuh nuansa intelektual bersama dua profesor Universitas Syiah Kuala (USK), Prof. Mukhlis Yunus dan Prof. Melinda. Kamis (7/5/2026)

Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi strategis mengenai pembangunan Aceh, khususnya di bidang pendidikan, ekonomi, riset, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, ketiganya membahas berbagai gagasan terkait pembangunan Aceh berbasis ilmu pengetahuan, penguatan generasi muda, hingga pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan daya saing daerah.

Dr. Juliana Agani dinilai aktif menyerap berbagai pandangan dan pengalaman dari dua akademisi senior tersebut sebagai bagian dari upaya mendorong lahirnya generasi Aceh yang unggul dan mampu bersaing di tingkat global.

Prof. Mukhlis Yunus dikenal sebagai salah satu tokoh ekonomi Aceh yang memiliki kontribusi panjang di dunia pendidikan tinggi. Pemikirannya dinilai konsisten mendorong pembangunan ekonomi berbasis ilmu pengetahuan serta penguatan karakter generasi muda.

Sementara itu, Prof. Melinda dikenal sebagai akademisi perempuan dengan sejumlah publikasi ilmiah bereputasi internasional. Berbagai karya ilmiahnya yang terindeks Scopus turut membawa nama Universitas Syiah Kuala di kancah global.

Dalam waktu dekat, Prof. Melinda juga dijadwalkan menghadiri forum akademik internasional di Jepang untuk mempresentasikan hasil penelitiannya.

Sebagai ASN Kementerian Agama di Aceh, Dr. Juliana Agani disebut memiliki perhatian terhadap penguatan pendidikan dan pembinaan generasi muda. Kehadirannya dalam forum diskusi tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara dunia pendidikan, riset, dan pengembangan SDM di Aceh.

Adapun sejumlah gagasan yang mengemuka dalam pertemuan tersebut meliputi penguatan budaya riset, peningkatan kualitas pendidikan, pembangunan generasi unggul, hingga pengembangan Aceh melalui inovasi dan ilmu pengetahuan.

Pertemuan itu diharapkan menjadi awal lahirnya kolaborasi yang lebih luas dalam menciptakan masa depan Aceh yang maju, berdaya saing, dan bermartabat melalui penguatan pendidikan dan pengembangan intelektual generasi muda.