Info Polri

Jajaran Polsek Jelai Hulu Ketapang Tangkap Dua Terduga Pengedar Sabu, 13,20 Gram Narkotika Diamankan

Admin
×

Jajaran Polsek Jelai Hulu Ketapang Tangkap Dua Terduga Pengedar Sabu, 13,20 Gram Narkotika Diamankan

Sebarkan artikel ini
Jajaran Polsek Jelai Hulu Ketapang Tangkap Dua Terduga Pengedar Sabu
Gambar ilustrasi penangkapan Dua Terduga Pengedar Sabu oleh Jajaran Polsek Jelai Hulu Ketapang

MITRAPOL.com, Ketapang, Kalbar — Jajaran Polsek Jelai Hulu berhasil mengungkap kasus dugaan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Desa Periangan, Kecamatan Jelai Hulu, Kabupaten Ketapang. Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan dua terduga pelaku beserta barang bukti sabu seberat 13,20 gram.

Pengungkapan kasus ini dilakukan pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 00.31 WIB di sebuah rumah yang diduga menjadi lokasi aktivitas peredaran narkotika.

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris melalui Kapolsek Jelai Hulu IPDA Zainal menjelaskan, pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat yang merasa resah terhadap aktivitas mencurigakan di lingkungan tersebut.

“Berbekal informasi dari masyarakat, petugas melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan seorang pria berinisial K (26) dan seorang perempuan berinisial NF (34) yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika,” ujar IPDA Zainal.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sejumlah paket sabu dengan total berat 13,20 gram yang diduga siap edar. Selain itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti lain berupa alat hisap, plastik klip, dan telepon genggam yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas transaksi narkoba.

Kedua terduga pelaku langsung dibawa ke Polres Ketapang guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

IPDA Zainal menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan pemberantasan narkotika di wilayah hukum Jelai Hulu dan tidak memberi ruang bagi para pelaku kejahatan narkoba.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku peredaran narkoba. Peran aktif masyarakat sangat penting dalam membantu kepolisian menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari narkotika,” tegasnya.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam peredaran narkotika di wilayah tersebut.