Nusantara

Perkuat Peran Ibu dalam Kesehatan Keluarga, DWP Lampung Edukasi Penanganan Demam dan Cegah Dehidrasi

Admin
×

Perkuat Peran Ibu dalam Kesehatan Keluarga, DWP Lampung Edukasi Penanganan Demam dan Cegah Dehidrasi

Sebarkan artikel ini
Perkuat Peran Ibu dalam Kesehatan Keluarga
Seminar Kesehatan bertema “Jaga ION Tubuh Saat Tubuh Demam” yang digelar di Kantor DWP Provinsi Lampung, Senin (18/5/2026).

MITRAPOL.com, Bandar Lampung – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Lampung terus memperkuat peran kaum ibu sebagai garda terdepan kesehatan keluarga melalui peningkatan literasi kesehatan berbasis edukasi.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Seminar Kesehatan bertema “Jaga ION Tubuh Saat Tubuh Demam” yang digelar di Kantor DWP Provinsi Lampung, Senin (18/5/2026).

Kegiatan ini menghadirkan dokter spesialis anak, dr. Oktadoni Saputra, sebagai narasumber utama, serta diikuti jajaran pengurus dan anggota DWP Provinsi Lampung.

Ketua DWP Provinsi Lampung, Agnes Bulan Marindo, mengatakan seminar tersebut menjadi ruang edukasi penting bagi para ibu agar lebih siap, tenang, dan tepat dalam menangani kondisi anak saat mengalami demam.

Menurutnya, masih banyak orang tua yang cenderung panik ketika anak mengalami peningkatan suhu tubuh, padahal demam merupakan respons alami tubuh dalam melawan infeksi.

“Sebagai orang tua, melihat anak mengalami demam tentu memunculkan rasa khawatir. Namun, penting dipahami bahwa demam merupakan mekanisme pertahanan alami tubuh terhadap infeksi,” ujar Agnes dalam sambutannya.

Ia menambahkan, salah satu kondisi yang kerap terabaikan saat anak demam adalah risiko dehidrasi akibat meningkatnya kehilangan cairan tubuh.

Karena itu, pemahaman tentang pentingnya menjaga keseimbangan cairan dan ion tubuh dinilai menjadi pengetahuan dasar yang wajib dimiliki para orang tua, khususnya ibu, dalam melakukan penanganan awal di rumah.

“Anak memiliki metabolisme berbeda dengan orang dewasa. Saat suhu tubuh meningkat, risiko kehilangan cairan juga lebih tinggi. Jika terlambat dikenali, dampaknya dapat serius terhadap fungsi organ tubuh,” jelasnya.

Melalui seminar ini, peserta mendapatkan edukasi mengenai tanda-tanda demam yang perlu diwaspadai, cara mengenali gejala dehidrasi sejak dini, hingga langkah pertolongan pertama yang tepat sebelum memperoleh penanganan medis lanjutan.

Agnes berharap kegiatan edukatif seperti ini dapat terus digelar secara berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas para ibu dalam menjaga kesehatan keluarga.

“Kami ingin para ibu tidak lagi merasa cemas berlebihan saat anak demam, tetapi tetap waspada dan memahami langkah penanganan yang benar,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada narasumber serta Pocari Sweat yang turut mendukung terselenggaranya seminar kesehatan tersebut.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta yang aktif mengikuti sesi diskusi mengenai kesehatan anak, hidrasi tubuh, serta pola penanganan demam yang aman di lingkungan keluarga.