MITRAPOL.com | Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Perempuan Persatuan Masyarakat Minang Indonesia (DPP PPMI) tengah mempersiapkan penyelenggaraan Festival Gebyar Merah Putih 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 15–16 Agustus 2026 di Hotel Borobudur, Jakarta.
Kegiatan yang mengusung tema “Semangat Nusantara, Kreativitas Tanpa Batas” tersebut dirancang sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menjadi ajang promosi budaya, ekonomi kreatif, dan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari berbagai daerah.
Ketua DPP PPMI, Suherni Syam, mengatakan festival ini diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat semangat persatuan melalui pelestarian budaya Nusantara serta mendorong kreativitas masyarakat.
“Kegiatan ini bukan hanya untuk memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat semangat kebangsaan dan mewarisi nilai-nilai perjuangan melalui kegiatan yang kreatif dan melibatkan berbagai elemen masyarakat,” ujar Suherni Syam. Sabtu (11/7/2026).
Panitia merencanakan sejumlah kegiatan, antara lain lomba mewarnai, lomba busana pahlawan cilik, fashion show bertema Merah Putih, lomba paduan suara lagu perjuangan dan lagu daerah, yel-yel dan koreografi komunitas, peragaan busana adat Nusantara, bazar kuliner tradisional, pameran kerajinan daerah, serta pertunjukan seni dan musik dari berbagai daerah.
Selain itu, festival juga akan menghadirkan pelatihan pemasaran digital (digital marketing), talk show, hingga pameran produk UMKM sebagai upaya mendukung pengembangan ekonomi kreatif.
Panitia menargetkan keikutsertaan sekitar 100 tenant, terdiri atas pelaku usaha kuliner dan kerajinan tangan dari berbagai provinsi di Indonesia. Hingga pekan pertama masa pendaftaran, panitia mencatat sekitar 45 tenant telah mendaftarkan diri.
Festival ini juga direncanakan melibatkan peserta dari 38 provinsi, mulai dari pelajar, mahasiswa, komunitas seni dan budaya, hingga organisasi masyarakat yang akan berpartisipasi dalam berbagai perlombaan dan pertunjukan budaya.
Panitia menyebutkan kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah silaturahmi sekaligus memperkenalkan keberagaman budaya Indonesia kepada masyarakat luas melalui kolaborasi seni, budaya, dan pemberdayaan UMKM.












