MITRAPOL.com | Banda Aceh – Kepala Perwakilan (Kaperwil) MITRAPOL Provinsi Aceh, Teuku Indra Yoesdiansyah, SKM., S.H., mengajak insan pers dan masyarakat untuk memberikan waktu kepada Kapolda Aceh yang baru, Irjen Pol Ruddi Setiawan, dalam menjalankan masa awal kepemimpinannya di Polda Aceh.
Menurut Teuku Indra, penilaian terhadap kinerja pimpinan baru sebaiknya dilakukan secara proporsional setelah yang bersangkutan memiliki kesempatan menyusun langkah strategis, melakukan pembenahan internal, serta memetakan kondisi keamanan dan penegakan hukum di Aceh.
“Selamat datang dan selamat bertugas kepada Bapak Irjen Pol Ruddi Setiawan sebagai Kapolda Aceh. Kami dari keluarga besar MITRAPOL Aceh menyambut baik penugasan beliau dan berharap dapat terjalin sinergi yang baik ke depan,” kata Teuku Indra dalam pernyataan tertulis yang diterima MITRAPOL, Kamis (16/7/2026).
Ia mengimbau rekan-rekan media agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan apabila komunikasi dengan Kapolda Aceh belum terjalin secara intensif pada masa awal bertugas.
Menurutnya, seorang pejabat yang baru dilantik umumnya masih menjalani berbagai agenda, mulai dari serah terima jabatan, konsolidasi internal, hingga penyusunan prioritas kerja.
“Beliau tentu memerlukan waktu untuk memahami situasi dan melakukan pembenahan di lingkungan internal, sekaligus memetakan berbagai persoalan keamanan dan penegakan hukum di Aceh,” ujarnya.
Teuku Indra juga menyampaikan keyakinannya bahwa komunikasi antara Polda Aceh dan media akan terbangun secara bertahap seiring berjalannya proses penyesuaian kepemimpinan.
Ia menilai media memiliki peran sebagai mitra strategis Polri dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sehingga hubungan yang terbuka dan profesional perlu terus dijaga.
Selain itu, Teuku Indra mengingatkan bahwa Aceh memiliki karakteristik dan dinamika yang berbeda dengan daerah lain sehingga memerlukan pendekatan yang cermat dalam menjalankan tugas kepemimpinan.
“Diperlukan ketelitian, data yang akurat, dan langkah yang terukur dalam mengambil kebijakan. Memberikan waktu kepada pimpinan baru merupakan bentuk dukungan agar dapat bekerja secara optimal,” katanya.
Di akhir pernyataannya, Teuku Indra berharap sinergi antara Polda Aceh, media, dan masyarakat dapat terus terjalin untuk mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Aceh.












