Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

Mahasiswa KKM Universitas Bina Bangsa dan HIMAPSI Edukasi Bahaya Pernikahan Dini kepada Siswa MAN 1 Serang

Admin
×

Mahasiswa KKM Universitas Bina Bangsa dan HIMAPSI Edukasi Bahaya Pernikahan Dini kepada Siswa MAN 1 Serang

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KKM Universitas Bina Bangsa dan HIMAPSI Edukasi Bahaya Pernikahan Dini kepada Siswa MAN 1 Serang
Mahasiswa KKM Universitas Bina Bangsa dan HIMAPSI

MITRAPOL.com | Serang – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 36 Desa Tegal Maja Universitas Bina Bangsa (UNIBA) berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Psikologi (HIMAPSI) serta dosen Program Studi Psikologi Universitas Bina Bangsa menggelar sosialisasi bertema “Bahaya Pernikahan Dini” di MAN 1 Serang, Senin (3/8/2026).

Kegiatan edukasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman remaja mengenai pentingnya kesiapan psikologis, pendidikan, dan perencanaan masa depan sebelum mengambil keputusan untuk menikah. Sebanyak 55 siswa kelas XII mengikuti kegiatan yang berlangsung secara interaktif.

Dalam pemaparannya, dosen Program Studi Psikologi Universitas Bina Bangsa sekaligus Pembina HIMAPSI menegaskan bahwa pernikahan merupakan keputusan besar yang tidak cukup hanya didasarkan pada rasa cinta ataupun dorongan sesaat.

“Pernikahan bukan hanya tentang kesiapan usia, tetapi juga kesiapan psikologis. Ketika seseorang memutuskan menikah, ia sedang mengambil keputusan yang akan memengaruhi kehidupannya dalam jangka panjang,” jelasnya.

Ia menjelaskan, kesiapan menikah mencakup berbagai aspek, mulai dari kematangan emosional, kemampuan berkomunikasi, penyelesaian konflik, kesiapan ekonomi, hingga tanggung jawab dalam membangun keluarga.

Sementara itu, perwakilan HIMAPSI Universitas Bina Bangsa mengajak para peserta memahami perbedaan antara keinginan dan kesiapan menikah melalui pendekatan yang komunikatif dan dekat dengan kehidupan remaja.

“Kami tidak mengajak teman-teman menolak ataupun terburu-buru menikah. Kami hanya ingin memberikan sudut pandang bahwa setiap keputusan besar membutuhkan pertimbangan yang matang agar tidak menimbulkan penyesalan di kemudian hari,” ujarnya.

Pada sesi diskusi, peserta diajak merefleksikan berbagai pertanyaan mendasar, seperti alasan ingin menikah, pengaruh lingkungan terhadap keputusan pribadi, hingga kesiapan menghadapi konsekuensi kehidupan rumah tangga.

Diskusi berlangsung aktif. Para siswa antusias menyampaikan pertanyaan dan berbagi pengalaman mengenai fenomena pernikahan usia muda yang masih dijumpai di lingkungan sekitar mereka.

Ketua KKM Kelompok 36 berharap kegiatan tersebut dapat membekali peserta dengan pemahaman yang lebih baik dalam merencanakan masa depan berdasarkan kesiapan diri, bukan sekadar dorongan emosi maupun tekanan lingkungan.

Kolaborasi antara Mahasiswa KKM Kelompok 36, HIMAPSI, dan Program Studi Psikologi Universitas Bina Bangsa menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat melalui edukasi berbasis keilmuan yang relevan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda.

Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap semakin banyak remaja yang mampu mengambil keputusan secara bijak, bertanggung jawab, dan berorientasi pada masa depan yang lebih baik.