Scroll untuk baca artikel
Nasional

Kementerian PU Salurkan Air Bersih untuk 877 KK Terdampak Gempa di Ende dan Nagekeo

Admin
×

Kementerian PU Salurkan Air Bersih untuk 877 KK Terdampak Gempa di Ende dan Nagekeo

Sebarkan artikel ini
Kementerian PU Salurkan Air Bersih untuk 877 KK Terdampak Gempa di Ende dan Nagekeo
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyalurkan dukungan air bersih bagi 877 kepala keluarga (KK) terdampak gempa bumi di Kabupaten Ende dan Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

MITRAPOL.com, Flores – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyalurkan dukungan air bersih bagi 877 kepala keluarga (KK) terdampak gempa bumi di Kabupaten Ende dan Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan tersebut menjadi bagian dari penanganan kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat pascagempa.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan ketersediaan air bersih menjadi salah satu kebutuhan utama yang harus segera dipenuhi bagi masyarakat terdampak bencana.

“Yang paling penting sekarang adalah memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Air bersih harus tersedia dan bisa segera dimanfaatkan oleh warga yang terdampak,” ujar Dody. Rabu (19/8/2026)

Di Kabupaten Nagekeo, dukungan air bersih disiapkan untuk warga yang berada di tenda pengungsian Kelurahan Maupongo.

Layanan tersebut ditujukan bagi 152 KK. Selain kebutuhan warga di pengungsian, dukungan air bersih juga diarahkan untuk sejumlah fasilitas umum, antara lain masjid, sekolah, dan Koramil.

Sementara di Kabupaten Ende, bantuan air bersih disiapkan untuk masyarakat di tiga desa, yakni Desa Raporendu, Desa Randotonda, dan Desa Ndetundora.

Dukungan di tiga desa tersebut diperkirakan dapat memenuhi kebutuhan 725 KK atau 2.609 jiwa.

Dengan demikian, dukungan air bersih yang disiapkan di Ende dan Nagekeo mencakup sedikitnya 877 KK, dengan penerima manfaat di Ende mencapai 2.609 jiwa.

Kementerian PU terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait untuk memperbarui data kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

Pemutakhiran data dilakukan agar dukungan air bersih dapat segera diarahkan ke lokasi yang paling membutuhkan selama proses penanganan pascagempa berlangsung.