Inilah klarifikasi Benny Rhamdani atas viralnya percakapannya dengan Jokowi

MITRAPOL.com, Jakarta – Acara silahturahmi nasional relawan Jokowi yang merupakan gabungan Relawan Jokowi menggelar silaturahmi nasional dengan tema “Nusantara Bersatu” di Gelora Bung Karno, Sabtu 26 November 2022, dalam acara silahturahmi nasional relawan Jokowi itu tidak hanya pertemuan antara para pendukung. Namun, juga untuk mendoakan warga Cianjur yang sedang mengalami bencana.

Dalam pertemuan tersebut adapun perbincangan antara Relawan dengan Jokowi yang menjadi pro dan kontra dari berbagai pihak dimana Benny Rhamdani menyampaikan apa yang menjadi keluhannya sebagai pendukung atau Relawan Jokowi agar penegakkan hukum bagi yang menyerang presiden Jokowi, Mencemarkan nama baik, menyerang pemerintah, Adu domba, penyebaran kebencian, berita perlu di pertegas. Seperti di sampaikan Benny di youtube detikflash berjudul “Klarifikasi Benny Rhamdani usai Viral Minta Izin Tempur Ke Jokowi”.

Benny Rhamdani dalam Video tersebut menyampaikan bahwa video yang Viral itu tidak utuh dan alasan ia sebagai pendukung menyampaikan hal tersebut wajar, ia marah meminta penegak hukum untuk mempertegas atau menindak mereka yang merusak harmoni anti Demokrasi.

“Masa kami gak boleh marah bagi mereka yang mengganggu situasi-situasi harmoni, mereka anti Demokrasi rakyat Indonesia pasti marah”, justru mereka menghargai dong, karna kami sebagai rakyat gemes, ingin tempur di lapangan, inilah tingkat peduli kami dengan memberikan masukkan kami berpikir untuk Ekstensi bangsa dan keutuhan Bangsa. Walaupun nantinya Kepemimpinan Jokowi berakhir di 2024 Bangsa ini terus berjalan, siapapun Pemimpinnya karna cara pandangan kami terhadap bangsa ini kedepan Visioner,

kami sebagai relawan/rakyat memberikan saran kepada pemerintah “Pak sebaiknya Hukum di tegakkan”, masa kita yang mengusulkan dianggap salah. Disampaikan Benny Rhamdani lewat Video tersebut.

 

 

Pewarta: Yape Mitrapol

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *