MITRAPOL.com, Palembang – PTPN IV memperkuat sinergi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan guna meningkatkan pengamanan aset perusahaan serta menjaga keberlangsungan operasional perkebunan yang aman dan kondusif.
Komitmen tersebut ditandai melalui audiensi Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV, Arya Shandiyudha, didampingi Region Head PTPN IV Regional VII, Denny Ramadhan, dengan Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol. Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., di Mapolda Sumsel.
Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis, mulai dari pengamanan aset perkebunan, penegakan hukum terhadap tindak pidana di lingkungan perusahaan, hingga upaya menjaga stabilitas operasional sektor perkebunan yang berkontribusi terhadap ketahanan pangan dan perekonomian nasional.
Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV Arya Shandiyudha mengatakan, penguatan hubungan dengan aparat penegak hukum merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memastikan seluruh aktivitas operasional berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Sinergi dengan aparat penegak hukum menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan bisnis perusahaan sekaligus memastikan pengelolaan aset negara dapat terlindungi secara optimal,” ujar Arya. Kamis (4/6/2026).
Menurutnya, hubungan antara PTPN IV Regional VII dan Polda Sumatera Selatan selama ini telah terjalin baik melalui berbagai bentuk koordinasi di lapangan. Ke depan, kedua pihak berkomitmen membangun pola kerja sama yang lebih terstruktur dan komprehensif.
Salah satu fokus utama pembahasan dalam audiensi tersebut adalah penanganan tindak pidana pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit beserta jaringan penadah yang selama ini menjadi tantangan bagi industri perkebunan.
Untuk mendukung langkah preventif, PTPN IV juga tengah memperkuat sistem pengamanan internal melalui pembentukan tim intelijen perusahaan yang diharapkan mampu mendeteksi potensi gangguan keamanan sekaligus mendukung proses penegakan hukum.
Selain persoalan pencurian hasil kebun, kedua pihak juga membahas langkah-langkah strategis dalam mengatasi persoalan penyerobotan dan pendudukan lahan yang masih terjadi di sejumlah wilayah operasional perusahaan.
Karena sebagian lahan yang dikelola Regional VII masih merupakan aset PTPN I, koordinasi penanganan ke depan akan melibatkan PTPN I, PTPN IV, dan Polda Sumatera Selatan melalui pembentukan tim teknis bersama di lapangan.
Region Head PTPN IV Regional VII, Denny Ramadhan, mengapresiasi dukungan yang selama ini diberikan Polda Sumatera Selatan dalam menjaga keamanan aset dan operasional perusahaan.
“Kami optimistis berbagai tantangan terkait pengamanan aset maupun produksi dapat ditangani lebih efektif melalui sinergi yang kuat antara perusahaan, aparat penegak hukum, dan para pemangku kepentingan,” kata Denny.
Sementara itu, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Sandi Nugroho menegaskan bahwa sektor perkebunan memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian daerah maupun nasional sehingga memerlukan dukungan keamanan yang memadai.
Menurutnya, Polda Sumatera Selatan siap mendukung upaya pengamanan aset dan penegakan hukum guna menciptakan iklim usaha yang aman, sehat, dan berkelanjutan.
Melalui audiensi tersebut, PTPN IV dan Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmen bersama untuk terus memperkuat koordinasi serta membangun sistem pengamanan yang lebih efektif dalam menjaga aset negara dan mendukung keberlangsungan sektor perkebunan di Sumatera Selatan.












