Bupati Deliserdang beserta rombongan tinjau lokasi banjir di sejumlah titik

MITRAPOL.com, Medan – Bupati Deliserdang, H Ashari Tambunan meninjau sejumlah lokasi banjir di wilayah Deliserdang, Sabtu (19/11).

Lokasi pertama adalah Jalan Taruna APDN, Dusun II dan Jalan Utama, Dusun III, Desa Punden Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa.

Dari situ, Bupati bersama rombongan, antara lain Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Amos F Karo Karo, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Janso Sipahutar, Kepala Dinas Sosial Rudi Akmal Tambunan, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) M Ari Mulyawan Simatupang melanjutkan tinjauan ke Dusun 1, 2, 4 dan 5, Desa Patumbak Kampung.

Selanjutnya, di Desa Paya Geli Kecamatan Sunggal, Bupati meninjau dapur umum yang didirikan untuk menyediakan makanan bagi para korban banjir.

Lokasi terakhir yang ditinjau Bupati adalah Desa Paya Bakung, Kecamatan Hamparan Perak. Terkait peninjauan itu, Bupati menegaskan untuk memastikan upaya yang telah dilakukan pemerintah demi membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir.

Selain itu, juga untuk memastikan masyarakat yang tidak bisa beraktivitas di tempat tinggalnya, telah tercukupi kebutuhan makannya dari dapur umum yang didirikan. Serta untuk memastikan ketersediaan air bersih dalam jumlah yang cukup, ketersediaan tempat pelayanan kesehatan dan lainnya.

Selain itu, kata Bupati lagi, peninjauan dilakukan untuk memastikan upaya-upaya yang harus segera dilakukan untuk mengatasi keadaan supaya bisa meminimalisir akibat yang ditimbulkan bencana banjir dan longsor yang terjadi.

“Upaya-upaya yang segera untuk dilakukan, misalnya memperbaiki jembatan yang putus, memperbaiki tanggul yang rusak akibat diterjang arus air, menyingkirkan timbunan tanah longsor agar akses jalan dapat kembali terbuka dan memperbaiki saluran-saluran yang rusak,” tegas Ashari.

Bupati juga memerintahkan dinas teknis terkait di bawah koordinasi BPBD untuk melakukan kajian, pengamatan lapangan dan mengumpulkan informasi dari masyarakat agar bisa menginventarisir hal-hal yamg memperparah kondisi akibat banjir dan tanah longsor.

“Untuk selanjutnya, menentukan tindakan-tindakan perbaikan agar setidaknya dapat meminimalisir luasan terdampak akibat banjir dan tanah longsor,” pungkas Bupati.

 

Pewarta : Suhendra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *