Piala Ketua Umum KONI Cabor Kurash U-25 Sukses Terlaksana

MITRAPOL.com, Jakarta – Perebutan Piala Letjen TNI (Purn) Marciano Norman Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) cabang Olahraga (Cabor) Kurash atau PB Ferkushi Indonesia di ikuti 113 Atlet dari 20 Provinsi umur 25 tahun berjalan dengan baik, yang berlangsung di Padepokan Pencat Silat Taman mini Indonesia indah. Minggu (20/11/22).

Dalam kegiatan tersebut hadir Wakil Ketua Umum KONI Mayjen TNI (Purn) Suwarno sekaligus mewakili ketua umum KONI serta jajaran, Ketua Umum Kurash Mayjen TNI (Purn) Abdul Hafil Fuddin, serta pelatih dan peserta 20 Provinsi yang ikut dalam turnamen tersebut.

Ketua Umum PB Ferkushi Mayjen TNI (Purn) Abdul Hafil Fuddin mengatakan, Turnamen Nasional Kurash U-25 ini merupakan bukti pembinaan organisasi dan prestasi PB Ferkushi selama periode 2019-2023.

“Saya bangga dan mengapresiasi betul kinerja para pelatih dan pengurus di berbagai daerah termasuk keberhasilan atlet-atlet Indonesia dari berbagai daerah yang mampu berprestasi pada event Internasional yang selalu berhasil meraih medali. Walaupun kita belum mampu mendapatkan medali emas, namun saya yakin dan percaya dengan semakin solidnya kepengurusan PB dan Pengprov dimasa mendatang Kurash akan lebih berprestasi,” ungkapnya.

Kepada panitia dan wasit Abdul Hafil menegaskan agar Turnamen Kurash ini dilaksanakan dengan obyektif dan memiliki parameter yang jelas dalam penilaian.

“Sehingga kita bisa mendapatkan atlet yang terbaik di setiap kelas dan nomor. Terbaik dari segi fisik, teknik, mentalitas dan intelegensia.” harapnya.

Turnamen Nasional Kurash U-25 Piala Ketua Umum Koni Pusat ini diikuti sebanyak 111 atlet yang mewakili 16 pengprov dari 25 pengrov yang telah terbentuk.

Diketahui, Kurash adalah jenis olahraga beladiri yang memiliki gerakan dasar saling membanting dengan mengaitkan baju khusus.

Olahraga kurash berasal dari wilayah Tatarstan, Asia Tengah atau yang sekarang dikenal dengan wilayah Uzbekistan.

Kurash memiliki teknik beladiri yang mirip dengan judo dan gulat. Bedanya, Kurash hanya boleh menggunakan bantingan atas dengan tangan dan tidak boleh bantingan bawah atau menggunakan kaki.

Di tempat yang sama Waketum KONI Mayjen TNI (Purn) Suwarno menyampaikan bahwa Turnamen Nasional Kurash ini merupakan sebagai puncak rangkaian pembinaan sejak Kurash ini berdiri pada tahun 2019 sekaligus persiapan untuk menuju PON Aceh-Sumut pada 2024.

“Kegiatan ini sangat penting untuk penghujung dari kegiatan PB Ferkusi periode 2019-2023 dan sekaligus untuk menyiapkan para atlet untuk menghadapi PON 2024,” ujarnya.

Lanjut Suwarno, kegiatan seperti ini untuk menjadikan masa depan Kurash yang akan datang menjadi semakin lebih baik.

Waketum KONI menyampaikan penghargaan dan terimakasih kepada pengurus yang telah bekerja keras dari mulai Kurash berdiri sampai sekarang dan berjalan dengan baik.

“Saya ucapkan penghargaan yang tulus dan terima kasih atas kerja keras dari mulai berdiri hingga saat ini kami mengikuti prosesnya tidak mudah sebagai cabang induk cabang olahraga yang baru tapi itu semuanya bisa berjalan dengan baik mudah-mudahan ini akan membawa hikmah untuk menuju ke Ferkushi yang lebih baik kedepannya,” ucapnya.

Dalam turnamen tersebut sebagai juara umum yang memperoleh juara terbanyak dari beberapa kelas adalah Tim Jawa Timur.

 

Pewarta : Yape Mitrapol

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *