Nusantara

Percepat Eliminasi TBC, Wagub Jihan Dorong Deteksi Dini dan Integrasi Data Kesehatan

Admin
×

Percepat Eliminasi TBC, Wagub Jihan Dorong Deteksi Dini dan Integrasi Data Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Percepat Eliminasi TBC, Wagub Jihan Dorong Deteksi Dini dan Integrasi Data Kesehatan
Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela

MITRAPOL.com, Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat layanan kesehatan guna mempercepat penanggulangan Tuberkulosis (TBC). Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, saat menerima audiensi Persatuan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Lampung, Jumat (24/4/2026).

Menurut Jihan, langkah ini merupakan bagian dari strategi menindaklanjuti arahan pemerintah pusat, sekaligus memperkuat posisi Lampung sebagai wilayah prioritas nasional dalam program eliminasi TBC.

“Lampung memiliki pengalaman dalam menangani krisis kesehatan secara terstruktur, seperti saat pandemi COVID-19. Pendekatan kolaboratif itu akan kita adaptasi untuk percepatan eliminasi TBC,” ujarnya.

Ia menjelaskan, meski tingkat kesembuhan TBC menunjukkan tren positif, penguatan deteksi dini menjadi tantangan utama. Pemerintah daerah menargetkan seluruh kasus dapat teridentifikasi sejak awal dan ditangani hingga tuntas.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemprov Lampung akan mengoptimalkan peran layanan kesehatan di berbagai tingkatan, mulai dari puskesmas, posyandu, hingga kader kesehatan di desa.

Selain itu, transformasi digital juga menjadi fokus melalui integrasi program TBC ke dalam aplikasi “Lampung In”. Platform ini diharapkan mampu menghadirkan sistem pemantauan pasien secara real-time guna mempercepat intervensi.

Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung juga diminta memperkuat koordinasi dengan PDPI, khususnya dalam pengembangan sistem pertukaran data (bridging).

“Setiap kebijakan harus berbasis data yang kuat agar intervensi yang dilakukan tepat sasaran dan berdampak nyata,” tegasnya.

Dari sisi capaian, indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) kesehatan di Lampung menunjukkan peningkatan signifikan. Pada 2024 capaian mencapai 103 persen, meningkat menjadi 131 persen pada 2025, dan hingga triwulan I 2026 telah mencapai 19 persen.

Tingkat keberhasilan pengobatan TBC sensitif obat juga meningkat, dari 95 persen pada 2024 menjadi 98 persen pada 2025, sementara pada triwulan I 2026 tercatat sebesar 81 persen.

Pemprov Lampung optimistis, melalui kolaborasi antara pemerintah, tenaga medis, dan masyarakat, upaya eliminasi TBC dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh.