Nusantara

Pemulihan Pascabencana Batangtoru Berjalan Baik, BenihBaik Apresiasi Kolaborasi Pemkab Tapsel–PTPN IV

Admin
×

Pemulihan Pascabencana Batangtoru Berjalan Baik, BenihBaik Apresiasi Kolaborasi Pemkab Tapsel–PTPN IV

Sebarkan artikel ini
Pemulihan Pascabencana Batangtoru Berjalan Baik
Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu bersama Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa melakukan peninjauan pembangunan huntap di Batangtoru,

MITRAPOL.com, Tapanuli Selatan — Upaya pemulihan pascabencana di wilayah Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, terus menunjukkan kemajuan signifikan. Pembangunan hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara) yang dilaksanakan melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan dan PTPN IV PalmCo tidak hanya berjalan progresif, tetapi juga dirancang sebagai solusi jangka panjang bagi warga terdampak bencana.

Kemajuan pembangunan tersebut mendapat apresiasi dari BenihBaik.com, platform kolaborasi kemanusiaan nasional. Founder BenihBaik.com, Andy F. Noya, menilai pendekatan yang dilakukan Pemkab Tapsel bersama PTPN IV melampaui pola penanganan pascabencana yang bersifat darurat semata.

“Yang dibangun di sini bukan hanya tempat berteduh, tetapi fondasi kehidupan yang bermartabat. Ini bisa menjadi standar baru dalam penanganan pascabencana yang terpadu dan berkelanjutan,” ujar Andy F. Noya saat meninjau langsung pembangunan huntap di Batangtoru, awal pekan lalu.

Peninjauan tersebut turut dihadiri Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu dan Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa. Rombongan meninjau lokasi pembangunan huntap di kawasan Kebun Hapesong, lahan perkebunan negara yang dialokasikan PTPN IV sebagai lokasi relokasi warga terdampak.

PTPN IV PalmCo menyediakan sekitar 30 hektare lahan di sejumlah titik strategis di Batangtoru untuk mendukung pembangunan huntap dan huntara. Salah satu lokasi utama berada di Afdeling II Kebun Hapesong seluas lima hektare, yang saat ini tengah dibangun 227 unit huntap bagi warga Desa Hapesong Baru dan Batu Godang. Hingga akhir Januari 2026, progres pembangunan di kawasan tersebut telah mencapai sekitar 30 persen.

Kawasan hunian ini dirancang sebagai lingkungan terpadu yang dilengkapi fasilitas pendukung, seperti masjid, balai desa, dan lapangan olahraga. Sementara itu, di Afdeling I Kebun Hapesong, PTPN IV juga menyiapkan lahan seluas lima hektare sebagai kawasan huntara untuk menampung warga selama masa transisi.

Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu mengatakan bahwa dukungan PTPN IV dalam penyediaan lahan menjadi faktor kunci percepatan relokasi warga dari zona rawan bencana.

“Kami terus mendorong percepatan agar warga bisa segera keluar dari pengungsian. Dukungan PTPN IV sangat signifikan, mulai dari penyediaan rumah dinas untuk pengungsian awal hingga alokasi lahan permanen,” ujar Gus Irawan.

Selain pembangunan fisik, Pemkab Tapanuli Selatan juga menyalurkan Dana Tunggu Hunian kepada warga terdampak setiap bulan untuk menjamin pemenuhan kebutuhan dasar selama proses pembangunan berlangsung. Pembangunan huntap ditargetkan rampung sesuai kontrak pada April 2026, meski pemerintah daerah terus mendorong percepatan penyelesaian.

Sementara itu, Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa menegaskan bahwa komitmen perusahaan tidak berhenti pada penyediaan lahan dan hunian.

“Huntap dan huntara ini adalah simbol kebangkitan bersama. Setelah warga menempati hunian baru, kami juga menyiapkan program pemberdayaan dan pembinaan ekonomi agar masyarakat kembali mandiri dan produktif,” kata Jatmiko.

Sinergi antara pemerintah daerah, BUMN, dan masyarakat sipil ini dinilai memberikan harapan baru bagi penyintas bencana di Batangtoru. Bagi BenihBaik.com, kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa pemulihan pascabencana dapat dilakukan secara lebih manusiawi, terencana, dan berkelanjutan, sebagai investasi sosial bagi masa depan masyarakat.