Nasional

Cek Hunian Warga Terdampak Bencana, Menteri PU Sahur di Batang Toru Tapanuli Selatan

Admin
×

Cek Hunian Warga Terdampak Bencana, Menteri PU Sahur di Batang Toru Tapanuli Selatan

Sebarkan artikel ini
Menteri PU Sahur di Batang Toru Tapanuli Selatan
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo melaksanakan sahur dan Salat Subuh berjamaah bersama warga di kawasan Rumah Hunian Tapanuli Selatan, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Senin (9/3/2026).

MITRAPOL.com | Tapanuli Selatan, Sumatera Utara – Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo melaksanakan sahur dan Salat Subuh berjamaah bersama warga di kawasan Rumah Hunian Tapanuli Selatan, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Senin (9/3/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Dody juga menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada warga sekaligus memastikan kesiapan fasilitas hunian bagi masyarakat terdampak bencana menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.

Kegiatan yang berlangsung sederhana dan penuh keakraban itu menjadi kesempatan bagi Menteri PU untuk bersilaturahmi serta mendengar langsung kondisi warga yang mulai menempati rumah hunian yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum.

Hingga saat ini, tercatat 127 unit rumah hunian telah ditempati warga secara bertahap.

Menteri Dody menjelaskan bahwa secara umum hunian tersebut telah siap digunakan. Namun pihaknya masih melakukan penyempurnaan pada beberapa fasilitas, terutama terkait ketersediaan air bersih.

“Hunian sebenarnya sudah siap ditempati. Yang sedang kami pastikan sekarang adalah kecukupan air untuk seluruh unit. Saat ini kami sedang menambah titik sumur bor agar kebutuhan air warga dapat terpenuhi,” ujar Dody.

Sistem penyediaan air bersih di kawasan hunian tersebut memanfaatkan sumur bor dan tandon air dengan pompa, sementara pasokan listrik berasal dari PLN dengan daya 900 watt untuk setiap unit rumah.

Saat ini tersedia dua titik sumur bor dangkal, dan Kementerian PU tengah mempercepat penambahan hingga empat sampai lima titik sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bagi penghuni di 21 blok hunian.

Selama proses pembangunan sumur tambahan berlangsung, Kementerian PU bersama PT Nindya Karya selaku kontraktor pelaksana membantu pemenuhan kebutuhan air warga melalui pengisian tandon menggunakan mobil tangki.

“Kami targetkan dalam beberapa hari ke depan sumur tambahan selesai sehingga seluruh warga yang berhak dapat segera menempati hunian sementara ini,” kata Dody.

Secara keseluruhan, kawasan hunian tersebut disiapkan untuk menampung sekitar 245 kepala keluarga sesuai data yang disampaikan pemerintah daerah.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Kementerian PU membangun 252 unit rumah hunian yang terbagi dalam 21 blok modular, di mana setiap blok terdiri dari 12 unit rumah.

Selain unit hunian, kawasan tersebut juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti sanitasi komunal dengan 126 unit toilet dan 126 kamar mandi, dapur bersama, area cuci, serta Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) berkapasitas 5 meter kubik.

Kawasan hunian ini dibangun di atas lahan seluas 14.369 meter persegi dari total lahan terukur 74.081 meter persegi, dengan luas kawasan sekitar 2,6 hektare.

Fasilitas pendukung lainnya juga tersedia, antara lain mushola, gedung serbaguna, lapangan futsal, ruang komunal, taman bermain anak, pos jaga, area hijau, serta lahan parkir untuk menunjang aktivitas warga.

Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, khususnya Kementerian PU, atas dukungan dalam penyediaan hunian bagi masyarakat terdampak bencana di wilayahnya.

“Alhamdulillah kami sangat berterima kasih kepada Menteri PU dan seluruh jajaran pemerintah pusat yang telah memberikan perhatian besar kepada masyarakat kami. Harapan kami, dalam beberapa hari ke depan seluruh warga terdampak sudah dapat menempati hunian ini sehingga saat Lebaran tidak ada lagi yang berada di pengungsian,” ujar Gus Irawan.

Salah seorang warga penerima hunian, Abdul Karim Hasibuan, mengaku bersyukur karena kini dapat menempati rumah yang lebih layak bersama keluarganya.

“Alhamdulillah kami sangat berterima kasih kepada pemerintah. Dua hari lalu kami menerima kunci rumah dan sekarang sudah bisa tinggal di sini bersama keluarga. Tempatnya nyaman dan jauh lebih baik dibanding sebelumnya,” ujarnya.

Pemerintah berharap pembangunan hunian ini dapat membantu masyarakat terdampak bencana untuk kembali menjalani aktivitas secara normal sembari menunggu proses pemulihan kawasan secara menyeluruh.