Nusantara

Kementerian PU Luncurkan mudik.pu.go.id, Pemudik Bisa Pantau Jalur Mudik via 1.351 CCTV

Admin
×

Kementerian PU Luncurkan mudik.pu.go.id, Pemudik Bisa Pantau Jalur Mudik via 1.351 CCTV

Sebarkan artikel ini
Kementerian PU Luncurkan mudik.pu.go.id
Ruang pantau situasi dan kondisi jalur mudik secara real time melalui 1.351 kamera CCTV

MITRAPOL.com, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum menghadirkan platform digital informasi mudik Lebaran 2026 yang dapat diakses masyarakat melalui laman mudik.pu.go.id.

Melalui platform tersebut, masyarakat dapat memantau kondisi jalur mudik secara real time melalui 1.351 kamera CCTV yang tersebar di jaringan jalan tol dan jalan nasional non-tol di berbagai wilayah Indonesia.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan platform ini disiapkan untuk membantu masyarakat memperoleh informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas sehingga perjalanan mudik dapat direncanakan dengan lebih baik.

“Melalui platform ini masyarakat dapat memantau kondisi jalan secara real time. Di dalamnya tersedia akses pemantauan CCTV di berbagai ruas jalan sehingga masyarakat bisa mengetahui kondisi lalu lintas sebelum melakukan perjalanan,” ujar Dody.

Dalam platform tersebut tersedia akses pemantauan 1.351 titik CCTV, yang terdiri dari:

  • 1.270 CCTV pada jaringan jalan tol

  • 41 CCTV pada jaringan jalan nasional non-tol

  • 40 CCTV dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia yang terintegrasi dalam sistem

Selain pemantauan CCTV, platform ini juga menyediakan berbagai fitur informasi penting bagi pemudik.

Beberapa fitur yang tersedia di platform mudik.pu.go.id antara lain:

  • Peta jaringan jalan nasional

  • Informasi kondisi jalan dan jembatan

  • Lokasi posko mudik

  • Lokasi alat berat dan material

  • Titik rawan kemacetan

  • Titik rawan banjir, longsor, dan kecelakaan

Dengan informasi tersebut, masyarakat dapat memantau kondisi jalur mudik sebelum berangkat maupun saat perjalanan berlangsung sehingga dapat memilih rute alternatif jika terjadi kepadatan lalu lintas.

Sebagai langkah antisipatif terhadap potensi gangguan di jalur mudik, Kementerian PU juga menyiapkan Disaster Relief Unit (DRU) di sejumlah titik rawan bencana.

Unit tersebut dilengkapi dengan alat berat, material, serta tim teknis yang dapat segera diterjunkan apabila terjadi gangguan seperti longsor, banjir, maupun kerusakan jalan yang berpotensi menghambat arus lalu lintas.

Selain itu, Kementerian PU juga menyiapkan posko mudik dan tim tanggap darurat di berbagai lokasi strategis untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.

Berdasarkan data Kementerian PU, panjang jaringan jalan nasional non-tol mencapai 47.603,39 kilometer dengan tingkat kemantapan 93,50 persen.

Sementara itu, jaringan jalan tol nasional telah mencapai sekitar 3.115 kilometer yang mendukung konektivitas antarwilayah di Indonesia.

Selain melalui platform digital tersebut, Kementerian PU juga menyediakan layanan call center mudik 24 jam yang dapat dihubungi masyarakat untuk memperoleh informasi maupun bantuan selama perjalanan.

Menurut Menteri Dody, di era digital saat ini ketersediaan informasi yang cepat dan akurat menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran perjalanan masyarakat.

“Informasi yang cepat sering kali sama pentingnya dengan kesiapan infrastruktur. Karena itu kami menghadirkan platform ini agar masyarakat dapat memantau kondisi jalur mudik secara langsung,” jelasnya.

Kementerian PU berharap platform ini dapat membantu masyarakat merencanakan perjalanan mudik dengan lebih aman dan nyaman serta mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *