Scroll untuk baca artikel
Nusantara

RS Hikmah Makassar Disorot: Pasien Dipulangkan, Dugaan Sikap Arogan Oknum Dokter dan Minim Transparansi Tuai Kritik

Admin
×

RS Hikmah Makassar Disorot: Pasien Dipulangkan, Dugaan Sikap Arogan Oknum Dokter dan Minim Transparansi Tuai Kritik

Sebarkan artikel ini
RS Hikmah Makassar Disorot
Pertemuan antara keluarga pasien dengan pihak RS Hikmah Makassar

MITRAPOL.com, Makassar – RS Hikmah Makassar mendapat sorotan publik setelah munculnya polemik terkait pemulangan seorang pasien yang dinilai tidak transparan. Kasus ini memicu kritik dari berbagai pihak, terutama terkait sikap tenaga medis yang dianggap kurang profesional.

Insiden tersebut mencuat saat awak media dan pihak keluarga pasien berupaya meminta klarifikasi mengenai kondisi pasien serta dasar medis pemulangan. Namun, upaya tersebut disebut tidak mendapat penjelasan memadai dari pihak rumah sakit.

Salah satu tenaga medis, Dokter Arif, dilaporkan menunjukkan sikap yang dinilai tidak kooperatif. Ia disebut tidak memberikan penjelasan rinci dan justru merespons pertanyaan dengan menyinggung etika pihak penanya.

Sementara itu, Dokter Adrian juga disebut menghindari pertanyaan dan tidak memberikan keterangan detail terkait hasil pemeriksaan medis pasien.

Pengamat hak asasi manusia dan kesehatan masyarakat di Sulawesi Selatan menilai, apabila benar terjadi, sikap tersebut berpotensi melanggar etika profesi kedokteran yang menjunjung tinggi transparansi dan komunikasi terbuka kepada pasien maupun keluarga.

“Pelayanan kesehatan harus mengedepankan keterbukaan informasi dan empati. Jika komunikasi tidak berjalan baik, kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan dapat menurun,” ujar seorang pengamat. Jumat (3/4).

Saat ini, BPJS Kesehatan Cabang Sulawesi Selatan tengah melakukan proses verifikasi terhadap kasus tersebut. Pemeriksaan mencakup aspek pelayanan medis, komunikasi antara rumah sakit dengan pasien, serta prosedur pemulangan.

Pihak BPJS menyatakan akan meminta keterangan resmi dari manajemen rumah sakit dan tenaga medis yang terlibat guna memastikan ada atau tidaknya pelanggaran prosedur.

Kasus ini juga memicu desakan kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk turun tangan melakukan evaluasi serta pembinaan terhadap fasilitas layanan kesehatan.

Masyarakat yang merasa dirugikan diimbau menempuh jalur pengaduan resmi, mulai dari internal rumah sakit, Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan, hingga Ombudsman Republik Indonesia atau melalui jalur hukum.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen RS Hikmah Makassar belum memberikan keterangan resmi terkait polemik tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *