MITRAPOL.com, Metro – Anggaran Tahun 2026 yang dikelola Kecamatan Metro Utara menjadi sorotan setelah muncul pertanyaan terkait sejumlah pos belanja, termasuk belanja alat tulis kantor (ATK), perjalanan dinas, konsumsi rapat, hingga belanja hibah.
Berdasarkan data anggaran yang dihimpun, Sekretariat Kecamatan Metro Utara tercatat mengelola anggaran penyediaan sebesar Rp993.192.197 dan anggaran swakelola sebesar Rp3.205.904.000. Selain itu, total keseluruhan anggaran disebut mencapai sekitar Rp8 miliar, termasuk komponen belanja pegawai.
Menanggapi hal tersebut, Camat Metro Utara, Heri Hendarto, memberikan klarifikasi saat ditemui awak media di salah satu rumah makan di Kota Metro, Kamis (21/5/2026).
“Kalau anggaran itu totalnya sekitar Rp8 miliar. Sebagian besar, sekitar Rp5 miliar lebih, dialokasikan untuk gaji dan TPP. Sisanya terbagi untuk masing-masing kelurahan di wilayah Metro Utara,” ujar Heri Hendarto.
Menurutnya, anggaran tersebut tidak sepenuhnya dikelola sekretariat kecamatan, melainkan juga didistribusikan untuk kebutuhan operasional dan program di tingkat kelurahan.
Sejumlah item belanja yang menjadi perhatian publik di antaranya belanja alat tulis kantor senilai Rp97.240.800, belanja makan dan minum rapat, perjalanan dinas, kegiatan sosialisasi, fotokopi, serta belanja hibah barang.
Klarifikasi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya transparansi anggaran sekaligus menjawab pertanyaan terkait efektivitas dan efisiensi penggunaan dana publik.
MITRAPOL.com akan terus melakukan pemantauan terhadap realisasi anggaran di lingkungan pemerintahan daerah sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial media, dengan tetap mengedepankan prinsip keberimbangan dan kode etik jurnalistik.












