NusantaraPendidikan

SPMB SMA Unggulan Lampung 2026 Tembus 34 Ribu Pendaftar, Disdikbud Sebut Kepercayaan Masyarakat Meningkat Tajam

Admin
×

SPMB SMA Unggulan Lampung 2026 Tembus 34 Ribu Pendaftar, Disdikbud Sebut Kepercayaan Masyarakat Meningkat Tajam

Sebarkan artikel ini
SPMB SMA Unggulan Lampung 2026 Tembus 34 Ribu Pendaftar
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico

MITRAPOL.com | Lampung Tengah – Antusiasme masyarakat terhadap Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Negeri Unggulan Provinsi Lampung Tahun Ajaran 2026/2027 mengalami peningkatan signifikan. Hingga tahapan pendaftaran berlangsung, jumlah calon peserta didik yang mendaftar tercatat mencapai sekitar 34 ribu orang.

Jumlah tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun ajaran sebelumnya yang berada di kisaran 14 ribu pendaftar. Kenaikan ini dinilai menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang ditawarkan sekolah-sekolah unggulan di Provinsi Lampung.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, mengatakan tingginya minat masyarakat merupakan bentuk apresiasi sekaligus kepercayaan terhadap upaya peningkatan mutu pendidikan yang terus dilakukan pemerintah daerah.

“Alhamdulillah, tahun ini jumlah pendaftar SPMB SMA Unggulan Provinsi Lampung mencapai sekitar 34 ribu peserta. Angka ini meningkat sangat signifikan dibanding tahun sebelumnya yang berada di kisaran 14 ribu pendaftar. Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah-sekolah unggulan di Lampung semakin tinggi,” kata Thomas Amirico, Senin (8/6/2026).

Menurutnya, lonjakan jumlah pendaftar menjadi motivasi bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, baik dari aspek pembelajaran, sarana dan prasarana, maupun kompetensi tenaga pendidik.

“Kami memandang tingginya minat masyarakat ini sebagai amanah yang harus dijawab dengan peningkatan kualitas pendidikan. Pemerintah Provinsi Lampung melalui Disdikbud akan terus melakukan pembenahan agar sekolah-sekolah unggulan mampu melahirkan generasi yang berprestasi, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global,” ujarnya.

Sebagai dasar pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027, Pemerintah Provinsi Lampung telah menetapkan petunjuk teknis penerimaan murid baru melalui Keputusan Gubernur Lampung Nomor G/148/V.01/HK/2026.

Thomas menegaskan seluruh tahapan seleksi dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi.

Ia juga memastikan proses pendaftaran hingga daftar ulang tidak dipungut biaya karena telah didukung melalui pendanaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Penyelenggaraan Daerah (BOPD).

Pada pelaksanaan SPMB tahun ini, penerimaan peserta didik dilakukan melalui empat jalur seleksi, yaitu Jalur Domisili sebesar 30 persen, Jalur Afirmasi 30 persen, Jalur Prestasi 35 persen, dan Jalur Mutasi 5 persen.

Meski jumlah pendaftar meningkat tajam, Thomas mengingatkan bahwa daya tampung sekolah unggulan tetap terbatas sehingga tidak seluruh peserta dapat diterima.

“Semua data akan diverifikasi sesuai aturan dan petunjuk teknis yang berlaku. Karena kuota sekolah telah ditetapkan, tentu tidak semua pendaftar dapat diterima,” tegasnya.

Menurutnya, sistem seleksi dilakukan secara digital dan berbasis data sehingga seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kepercayaan masyarakat yang begitu besar ini harus kami jaga. Karena itu, seluruh proses SPMB dilaksanakan secara transparan, objektif, akuntabel, dan berkeadilan,” lanjutnya.

Disdikbud Lampung juga membuka ruang evaluasi terhadap pelaksanaan SPMB. Thomas menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kendala yang dialami masyarakat selama proses pendaftaran berlangsung.

“Kami mohon maaf apabila masih ada masyarakat yang mengalami kesulitan dalam proses pendaftaran. Seluruh masukan akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan,” katanya.

Ia berharap tingginya partisipasi masyarakat dalam SPMB tahun ini menjadi momentum penting bagi dunia pendidikan Lampung untuk terus meningkatkan kualitas dan prestasi pendidikan.

“Ini bukan sekadar peningkatan jumlah pendaftar, tetapi menjadi sinyal bahwa masyarakat memiliki harapan besar terhadap kemajuan pendidikan di Lampung. Harapan tersebut harus dijawab dengan kerja nyata, inovasi, dan prestasi yang terukur,” pungkas Thomas.

Meningkatnya jumlah pendaftar hingga mencapai sekitar 34 ribu peserta didik menjadi salah satu capaian positif sektor pendidikan di Lampung. Selain mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap sekolah unggulan, angka tersebut juga menunjukkan semakin kuatnya kepercayaan publik terhadap upaya peningkatan mutu pendidikan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Lampung.