Nusantara

Korban Tenggelam di Sungai Ciujung Belum Ditemukan, Operasi SAR Dilanjutkan

Admin
×

Korban Tenggelam di Sungai Ciujung Belum Ditemukan, Operasi SAR Dilanjutkan

Sebarkan artikel ini
Korban Tenggelam di Sungai Ciujung Belum Ditemukan
Operasi pencarian Muhammad Soleh (14), remaja yang diduga tenggelam di Sungai Ciujung, Kampung Muara, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, masih terus berlangsung. Hingga Jumat (5/6/2026)

MITRAPOL.com, Lebak – Operasi pencarian terhadap Muhammad Soleh (14), remaja yang diduga tenggelam di Sungai Ciujung, Kampung Muara, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, masih terus berlangsung. Hingga Jumat (5/6/2026) sore, korban belum berhasil ditemukan.

Memasuki hari kedua operasi pencarian, tim SAR gabungan memperluas area penyisiran dengan mengerahkan berbagai metode pencarian untuk meningkatkan efektivitas operasi di lapangan.

Korban diketahui merupakan warga Kampung Umbulan RT 004 RW 001, Desa Mekar Agung, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak. Saat ini korban masih berstatus dalam pencarian.

Kasubsie Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Risky Dwianto, menjelaskan bahwa operasi SAR hari kedua diawali dengan briefing pada pukul 07.00 WIB untuk menentukan strategi pencarian yang lebih optimal.

Tim SAR gabungan kemudian membagi area operasi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU).

SRU I melakukan pencarian menggunakan perahu karet milik Basarnas dan BPBD dengan menyisir sisi kanan dan kiri aliran Sungai Ciujung sejauh kurang lebih 6 kilometer dari lokasi kejadian.

SRU II melaksanakan penyisiran darat secara visual di sepanjang bantaran sungai dengan radius sekitar 2 kilometer dari titik awal kejadian.

Sementara itu, SRU III melakukan pemantauan udara menggunakan drone thermal untuk membantu mendeteksi keberadaan korban di area sekitar sungai dengan cakupan pencarian hingga 2 kilometer.

Pada evaluasi pertama yang dilakukan pukul 12.00 WIB, tim SAR belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Operasi kemudian dilanjutkan kembali pada pukul 13.00 WIB sesuai rencana pencarian yang telah disusun.

Namun hingga debriefing akhir pada pukul 17.00 WIB, pencarian masih belum membuahkan hasil.

“Pada hari kedua operasi, kami mengoptimalkan pencarian melalui tiga metode sekaligus, yaitu penyisiran menggunakan perahu karet di sepanjang aliran sungai, penyisiran darat di bantaran sungai, serta pemantauan udara menggunakan drone thermal. Meskipun hingga sore hari korban belum berhasil ditemukan, seluruh unsur SAR gabungan tetap berkomitmen melanjutkan pencarian dengan evaluasi area dan metode pencarian agar operasi dapat berjalan lebih efektif pada hari berikutnya,” ujar Risky Dwianto.

Seluruh unsur SAR gabungan sepakat melanjutkan operasi pencarian pada Sabtu (6/6/2026) mulai pukul 07.00 WIB dengan melakukan evaluasi serta kemungkinan perluasan area pencarian berdasarkan kondisi arus sungai dan hasil pemetaan di lapangan.

Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, BPBD Kabupaten Lebak, Koramil 0301 Rangkasbitung, Polsek Cibadak, PMI Kabupaten Lebak, Tagana, Komisi III DPRD Kabupaten Lebak, serta unsur masyarakat setempat.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar aliran Sungai Ciujung untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan informasi atau tanda-tanda yang berkaitan dengan keberadaan korban.