Nusantara

Haru di SDN Ketapang Tangerang: Wali Murid Beri “Tanda Kasih” untuk Guru di Hari Jelang Idulfitri 1447 H

Admin
×

Haru di SDN Ketapang Tangerang: Wali Murid Beri “Tanda Kasih” untuk Guru di Hari Jelang Idulfitri 1447 H

Sebarkan artikel ini
Haru di SDN Ketapang Tangerang
Orang Tua Murid Siswa SDN Ketapang Tangerang

MITRAPOL.com, Tangerang – Suasana hangat dan penuh haru mewarnai lingkungan SDN Ketapang, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, pada Sabtu (7/3/2026). Hari terakhir kegiatan belajar sebelum memasuki libur panjang Idulfitri 1447 Hijriah itu menjadi momen spesial bagi para guru dan wali murid.

Sejumlah orang tua siswa tampak memadati selasar dan ruang kelas sambil membawa berbagai bingkisan. Kehadiran mereka bukan tanpa alasan. Para wali murid secara kolektif memberikan bingkisan sederhana sebagai bentuk apresiasi kepada para guru yang selama ini mendidik anak-anak mereka.

Kegiatan yang berlangsung secara spontan tersebut menjadi tradisi kecil bertajuk “Tanda Kasih”, yang dilakukan sebagai ungkapan terima kasih atas dedikasi para tenaga pendidik.

Di kelas 1A, suasana terlihat paling meriah. Para wali murid memberikan kejutan kepada wali kelas dengan berbagai bingkisan yang telah disiapkan sebelumnya.

Adapun bingkisan yang diberikan beragam, di antaranya: Hampers sembako dan kue kering, sebagai paket khas menjelang Lebaran, Bingkisan khusus, seperti perlengkapan rumah tangga dan perlengkapan ibadah dan Parsel buah serta makanan sehat, sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan para guru selama menjalankan ibadah puasa.

Salah seorang perwakilan wali murid kelas 1A mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk ketulusan para orang tua dalam menghargai peran guru.

“Kami menyadari tugas guru, khususnya di kelas 1, membutuhkan kesabaran dan perhatian ekstra. Di bulan suci ini kami ingin berbagi kebahagiaan. Nilainya mungkin tidak besar, tetapi yang terpenting adalah rasa kekeluargaan dan penghargaan kami kepada wali kelas,” ujarnya.

Suasana serupa juga terlihat di kelas lainnya. Mulai dari kelas 2 hingga kelas 6, para wali murid turut memberikan bingkisan kepada wali kelas masing-masing. Para guru tampak terharu menerima perhatian tersebut, terlebih karena kegiatan itu dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Pihak sekolah pun mengapresiasi keharmonisan hubungan antara orang tua siswa dan tenaga pendidik. Kebersamaan tersebut dinilai menjadi cerminan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada proses belajar, tetapi juga membangun nilai kebersamaan, empati, dan saling menghargai.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama serta saling bermaaf-maafan antara guru, siswa, dan para wali murid. Tawa riang anak-anak yang bersiap menyambut libur Lebaran menambah hangat suasana di hari terakhir sekolah tersebut.

Momentum kebersamaan itu menjadi penutup manis kegiatan belajar di bulan Ramadan tahun ini.